Mengenal Perbedaan dan Ciri STB Fiberhome HG680-P Hitam dan Putih

Hai teman-teman, jangan lupa subscribe Channel Youtube saya.
Subscribe tidak dipungut bayaran, mari dukung saya dengan klik tombol subscribe.


Ngobrol bareng seputar ngoprek mari bergabung di grup "Android TV dan STB".
Terakhir diupdate pada 31/05/2021 oleh Wira Loksado

STB Fiberhome HG680-P yang beredar di Indonesia mengenal dua varian, yakni versi hitam dan putih. Ada yang menyebutnya dengan istilah HG680-P pantat hitam dan HG680-P pantat putih, ada juga yang menggunakan kata bokong, HG680-P bokong hitam dan HG680-P bokong putih.

Penamaan itu sendiri merujuk kepada tampilan khas masing-masing STB itu sendiri, ada yang memang sisi belakangnya berwarna hitam polos, ada juga yang diselingi dengan lis berwarna putih. Untuk membedakannya bisa dilihat pada gambar berikut:

1. HG680-P Pantat Putih

HG680-P versi putih ini warna di bagian belakang ada aksen putih sebagai lis tombol dan port-port, jadi tidak hitam secara keseluruhan. Chipset Wifi yang digunakan chipset rtl8188fu.Versi ini adalah versi yang pertama dirilis untuk pengguna UseeTV Indihome di Telkom Indonesia. Untuk saat ini versi ini sudah jarang beredar karena kebanyakan yang tersedia adalah varian berwarna hitam.

2. HG680-P Pantat Hitam

HG680-P versi hitam ini warna di bagian belakang hitam semua kecuali konektor/port AV yang berwarna kuning. Chipset Wifi yang digunakan adalah rtl8189fs. Versi ini, menurut sebagian pengguna lebih stabil dan tangkapan sinyal wifinya lebih bagus.

 


Itu tadi perbedaan antara HG680-P versi hitam dan putih. Secara keseluruhan spesifikasi sama saja, tidak banyak perbedaan. Hanya berbeda warna bagian belakang dan chipset wifi seperti yang saya jelaskan tadi.

Untuk pengguna Android kedua perbedaan tersebut hampir-hampir tidak ada efeknya sama sekali, karena semua firmware HG680-P yang saya tahu sudah mendukung kedua versi chipset Wifi yang digunakan. Tetapi jika kalian memutuskan untuk menggunakan Linux, baik Armbian (Ubuntu & Debian), AltLinux, Manjaro maupun LibreELEC/CoreELEC, maka mengetahui versi chipset wifi sangat penting untuk memutuskan driver mana yang harus digunakan atau dicompile.

Terimakasih dan Salam Ngoprek!

Was this helpful?

0 / 0


DMCA.com Protection Status
Artikel ini dilidungi oleh DMCA Takedown Services & Website Content Protection. Dilarang Copy-Paste.
Yang mau ngajakin ngopi silahkan klik

Hai teman-teman, jangan lupa subscribe Channel Youtube saya.
Subscribe tidak dipungut bayaran, mari dukung saya dengan klik tombol subscribe.


Ngobrol bareng seputar ngoprek mari bergabung di grup "Android TV dan STB".

Like Facebook Wira Loksado dengan menekan tombol "Suka" di bawah ini agar tetap update informasi terbaru:

Mari Berdiskusi

Hostkit

Hostkit

Untuk tutorial racik firmware (porting) ditunggu, misal atvx ke hg680 dan hasil porting akari ke hg680nya ditunggu juga wkwkwkwkwk