SHOPPING CART

close

Instalasi Linux Server di STB Fiberhome HG680-P (s905x)

loading...
loading...

Kali ini saya akan berbagi cara memanfaatkan STB Fiberhome HG680-P sebagai server mini berbasis Linux. Tidak jauh berbeda dengan Install Linux Armbian di STB Fiberhome HG680-P (s905x). Hanya yang disini versi default, biasa digunakan untuk server agar lebih hemat penggunaan resource. Jadi jangan berharap ada desktop atau GUI. Semua dilakukan via terminal. Langsung saja simak langkah-langkahnya:

1) Download Linux Armbian untuk STB berbasis chipset S905. Saya sarankan menggunakan Armbian 5.91 Debian buster atau Ubuntu Bionic. Ekstrak file .img.gz tersebut, karena yang kita butuhkan adalah file berekstensi .img.

2) Download Win32DiskImager. Lalu burn file .img yang sudah kita ekstrak ke SDCARD atau FLASHDISK menggunakan Win32DiskImager.

3) Colok Flashdisk/sdcard ke STB. Nyalakan STB.

4) Jika STB boot ke Android, jalankan perintah “reboot update” agar STB booting menggunakan sdcard atau flashdisk. Ada beberapa cara:

  • Konek Laptop ke STB via ADB.

  • Langsung dari STB menggunakan aplikasi Terminal Emulator.

  • Menggunakan Putty via USB TTL.

5) Seharusnya STB akan booting ke Linux Armbian. Langkah selanjutnya bisa menggunakan Putty dan USB TTL, atau langsung via jaringan. Perlu diketahui bahwa pada Linux Armbian ini SSH langsung aktif sejak awal boot dan bisa diakses via jaringan lokal/local network. Yang kita butuhkan hanya menghubungkan STB ke LAN menggunakan kabel lalu mencari IP address STB dengan cara login ke router atau modem wifi yang kita gunakan.
Sebagai contoh, saya menggunakan router dengan firmware dd-wrt.
Bisa dilihat pada gambar bahwa hostname default dari Armbian ini adalah “aml”, jadi tinggal mencari IP dari hostname tersebut. Pada contoh gambar di atas STB mendapat IP Address “192.168.1.106”. Gunakan IP Tersebut untuk koneksi via SSH.
6) Pada contoh ini, saya meggunakan MobaXterm sebagai pengganti Putty. Cara penggunaan kurang lebih sama, hanya saja saya lebih suka MobaXterm. Jadi yang mau menggunakan Putty silahkan yang mau mencoba MobaXterm juga silahkan.
Untuk username gunakan : root
7) Password default adalah “1234”. Jangan bingung karena password yang diketik tidak tampul di layar. Linux server memang begitu, lanjut saja, kalau sudah tekan ENTER.
8) Pada boot pertama kali, akan selalu muncul permintaan untuk mengganti default password, silahkan isi dengan ketentuan berikut:

 

Current Password    : 1234
New Password        : <<isi dengan password baru>>
Retype New Password : <<ulangi password baru>>
Saat diminta membuat user baru, SKIP aja dengan menggunakan CTRL+C, biar ga panjang cerita.
9) OK. Sampai disini, server sudah siap diisi dengan berbagai kebutuhan. Armbian menyediakan cara mudah untuk menginstall beberapa aplikasi. Coba ketik “armbian-config”. Akan muncul sebuah utility untuk memudahkan beberapa konfigurasi, termasuk untuk menginstall aplikasi.
Untuk Aplikasi masuk ke menu Software –> Softy. Gunakan tombol SPACE untuk menconteng aplikasi mana yang ingin diinstall.

Untuk install Linux tersebut ke memory internal atau emmc, buka Terminal lalu jalankan perintah berikut:

root@aml:~# ./install.sh

Tunggu saja sampai proses selesai, lognya kurang lebih begini, saya copas langsung dari terminal:

root@aml:~# ./install.sh
Start script create MBR and filesystem
/dev/mmcblk1
Start backup u-boot default
4+0 records in
4+0 records out
4194304 bytes (4.2 MB, 4.0 MiB) copied, 0.0627554 s, 66.8 MB/s
Start create MBR and partittion
Start restore u-boot
442+0 records in
442+0 records out
442 bytes copied, 0.00733594 s, 60.3 kB/s
8191+0 records in
8191+0 records out
4193792 bytes (4.2 MB, 4.0 MiB) copied, 0.509044 s, 8.2 MB/s
Done
Start copy system for eMMC.
Formatting BOOT partition...mkfs.fat 4.1 (2017-01-24)
done.
Cppying BOOT...done.
Edit init config...done.
Formatting ROOT partition...
/dev/mmcblk1p2 contains a ext4 file system labelled 'ROOT_EMMC'
        last mounted on /root on Thu Jan  1 00:00:03 1970
e2fsck 1.44.5 (15-Dec-2018)
ROOT_EMMC: clean, 11/427392 files, 50723/1706240 blocks
done.
Copying ROOTFS.
Copy BIN
Create DEV
Copy ETC
Copy HOME
Copy LIB
Create MEDIA
Create MNT
Copy OPT
Create PROC
Copy ROOT
Create RUN
Copy SBIN
Copy SELINUX
Copy SRV
Create SYS
Create TMP
Copy USR
Copy VAR
Copy fstab
*******************************************
Complete copy OS to eMMC
*******************************************
root@aml:~#

Kalau sudah copot SDCARD atau Flashdisk. Do With Your Own Risk ya, install ke emmc berarti Androidnya hilang. Tapi tenang aja, masih bisa dikembalikan.
Tinggal Flash ulah menggunakan USB Burning Tool atau dengan cara Unbrick seperti pada postingan saya tentang Tutorial Lengkap Unbrick HG680-P. Selamat Mencoba!

Yang mau traktir saya buat ngopi silahkan berdonasi via OVO, Dana atau LinkAja ke No. 085252804004.
Jangan lupa like kami di Facebook untuk update informasi terbaru:

Optional :
Untuk dapat menggunakan Wifi Internal, gunakan tutorial Mengaktifkan Wifi Internal HG680-P di Armbian.
Tags:

5 thoughts on “Instalasi Linux Server di STB Fiberhome HG680-P (s905x)

  • Instal Pi-hole di Armbian Linux - Blog Orang Loksado

    […] cara Install Armbian bisa silahkan dibaca pada artikel Instalasi Linux Server di STB Fiberhome HG680-P (s905x). Sebagai catatan, pada eksperimen ini saya menggunakan Armbian 5.91 Kernel 5.1.0, versi default […]

  • adhitya

    link untuk filenya sudah tidak ada ya gan??

  • Cancel Click

    isa untuk STB EC6108v9 om?

Mari Berdiskusi

error: Maaf, dilarang copy-paste!
%d bloggers like this: